Wednesday, November 20, 2013

contoh makalah bahasa indonesia PUISI

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------

Pendahuluan 

A. Latar Belakang
          Sebagai mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Indonesia sudah sepatutnya kita menyadari bahwa sebuah karya sastra adalah sesuatu yang sangat kaya dengan makna. Karya sastra tersebut harus dapat dipahami agar dapat diketahui makna yang terkandung didalamnya. Selain itu, dihadapkan pada sebuah tantangan bahwa kita akan menjadi seorang pengajar yang dituntut untuk mempunyai kompetensi untuk mengajar sastra yang salah satunya adalah pemahaman terhadap genre sastra puisi. Oleh sebab itu, maka kita harus senantiasa dapat memahami bagaimana cara atau metode dalam memahami bagaimana cara atau metode dalam memaknai sebuah karya sastra yang dalam hal ini adalah puisi. 

 B. Rumusan Masalah 

         Yang menjadi rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana cara memahami sebuah puisi ? 2. Apa makna yang terkandung dari sebuah contoh puisi dalam makalah? C. Tujuan Tujuan yang ingin dicapai setelah menyusun makalah adalah : 1. Memberikan gambaran bagaimana cara memahami sebuah puisis 2. Memberikan makna atau tafsiran terhadap contoh puisi yang terdapat dalam makalah.
  

                                                              PEMABAHASAN A. Kajian Teori 

1. Deskripsi Teori yang Digunakan Teori Struktural Murni Struktural merupakan keseluruhan yang bulat, yaitu bagian-bagian yang membentuknya tidak dapat berdiri sendiri diluar stuktur itu. Berikut ini beberapa pendapat para ahli mengenai pendekatan structural - Suatu metode atau cara pencarian terhadap suatu fakta yang sasarannya tidak hanya ditujukan kepada salah satu unsure sebagai individu yang berdiri sendiri diluar kesatuannya, melainkan ditujukan pula kepada hubungan antar unsurnya. (Fokemma, 1977:21). - Analisis structural merupakan tugas prioritas atau pendahuluan. Sebab karya sastra mempunyai kebulatan makna intriksik yang dapat digali dari karya itu sendiri. (A. Teew, 1984:135) 

2. Deskripsi Objek yang dianalisis Puisi Puisi adalah karya tulis yang indah bentuk karangan yang tidak terikat oleh rima, ritme, ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat. Puisi meru[akan ungkapan perasaan dan pikiran penyairnya dalam satu bentuk ciptaan yang utuh dan menyatu. 

 -


 Menurut Sumardi Puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata khas (Imajinatif). 

 - Menurut J. Waluyo Puisi adalah genre sastra yang paling banyak menggunakan kata kias - Menurut Thomas Carlyle Puisi merupakan ungkapan pikiran yang bersifat musical 

- Menurut Herbert Spenser Puisis meru[akan bentuk pengucapan gagasan yang sifatnya emosional dengan mempertimbangkan efek keindahan. 

 a. Struktur Fisik Puisi

 - Perwajahan Puisi (Tipografi) Tipografi adalah bentuk puisi seperti halaman yang dipenuhi kata-kata, tepi, kanan, kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, hal-jal tersebut sangat menentukan dalam pemaknaan terhadap puisi.

 - DiksI
       

        Diksi yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya, karena itu puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal. Maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata. 

- Imaji 

        Imaji yaitu kata-kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga yaitu suara, penglihatan, raba atau sentuh. Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, mendengarkan dan merasakan seperti apa yang dirasakan dan dialami penyair. 

 - Kata Konkret 
         Kata konkret yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indra yang memungkinkan munculnya imaji kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lembang.

 - Gaya Bahasa

          Gaya bahasa adalah bahasa terbias yang dapat menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. (Soedjito, 1986:128) Bahasa figurative menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna (Waluyo, 1987 : 83).

- Rima dan Irama


          Rima adalah persamaan bunyi pada puisi baik diawal, tengah, dan akhir baris puisi, sedangkan irama adalah lagu kalimat yang digunakan dalam mendeskripsikan puisinya.


b. Struktur Batin Puisi

- Tema atau makna Media puisi adalah bahasa.

          Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan

. - Rasa

          Rasa yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. - Nada Nada yaitu sikap penyair terhadap pembacanya

- Amanat
 

           Amanat yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembacanya. B. Analisis Puisi

         Analisis structural meliputi struktur fisik dan batin puisi. Analisis struktur puisi adalah analisis puisi ke  dalam unsure-unsurnya dan fungsinya bahwa setiap unsure itu mempunyai makna hanya dalam kaitannya dengan unsure-unsur lainnya, bahkan juga berdasarkan tempatnya dalam struktur. 


 Analisis puisis 

                                                                “PENERIMAAN”
                                                               Karya Chairil Anwar


                                                                 PENERIMAAN
                               Kalau kau mau kuterima kau Kembali Dengan sepenuh hati
                                                        Aku masih tetap sendiri
                                                Kutahu kau bukan yang dulu Lagi
                                                  Bak kembang sari sudah terbagi
                                                              Jangan tunduk !
                                                    tentang aku Dengan berani.
                                          Kalau kau mau kuterima Kembali Untuk sendiri
                                        tapi Sedang dengan cermin aku Enggan berbagi


                                                                                                               Maret 1943

a. Struktur Fisik Puisi
 

 - Perwajahan Puisi

Puisi penerimaan karya Chairil Anwar memiliki tipografi yang semi konsisten.
Puisi ini terdiri dari enam bait yang beberapa baitnya memiliki kesamaan dalam jumlah baris Jumlah baris untuk bait pada puisi ini berpola 2-1-2-1 yaitu dua baris untuk bait ganjil dan satu baris untuk bait genap. Chairil Anwar pun menulis puisi ini dengan konsisten, yaitu dengan menempatkan huruf capital pada setiap baris dalam puisi ini. Namun bila dititik secara seksama maka kita akan menemukan keganjilan dari keputusan menempatkan huruf capital untuk setiap baris ini keganjilan ini terutama terdapat pada baris kedua bait-bait genjil. Menurut hemat saya makna dari baris tersebut adalah penjelas bagi baris sebelumnya, sehingga mestinya huruf capital tidak diberikan sepertinya ada makna tersirat dari keputusan Chairil Anwar menulis huruf capital disana atau mungkin juga sekedar menjaga konsistentitas penulisan saja.

- Diksi

Dalam puisi penerimaan ini, Chairil Anwar seperti biasa memilih kata-kata yang sederhana,namun indah dan sarat makna. Pemilihan kata yang Chairil lakukan membuat pembaca sajak ini merasakan dengan jelas suasana hati Chairil dan membuat puisi ini lebih bernyawa.

- Imaji

Dalam puisi ini Chairil Anwar tidak memunculkan teknik imaji yang dominant. Hanya saja dengan kelebihannya, Chairil Anwar masih saja mampu membuat pembaca merasakan apa yang ia rasakan. Satu baris yang mungkin masih bisa di golongkan pada pengimajian adalah “Bak kembang sari sudah terbagi”. Baris ini mengajak kita membayangkan situasi kembang sari yang telah terbagi.

- Kata Konkrit

Dalam setiap penulisan puisinya, Chairil Anwar selalu memunculkan kata konkrit sebagai cirri khasnya. Begitu pula halnya dengan puisi penerimaan ini. Kata konkrit pada puisi ini terwujud dalam baris “Bak kembang sudah terbagi” dan “sedang dengan cermin aku enggan terbagi”. Kembang selalu identik dengan seorang perempuan, namun bukan Chairil Anwar namanya bila ia tidak menjadikan karyanya berbeda. Maka ia pun menulis kembang sari. Entah apa maksud pemilihan sari, mungkin karena sari yang ada pada serbuk sari itu mudah sekali terbagi. Sedangkan cermin adalah sebuah alat pentul yang merefleksikan diri kita yang nyata. Dalam baris “sedang dengan cermin aku enggan berbagi”, Chairil Anwar menegaskan bahwa dirinya tidak mau di duakan bahkan dengan bayangannya sekalipun

. - Gaya Bahasa

Chairil dalam puisi penerimaan ini menggunakan gaya bahasa smile yang terwujud pada baris kedua pada bait ketiga “Bak kembang sari sudah terbagi”.

- Rima dan Irama

Puisi ini memiliki riam yang konsisten karena seluruh baris pada puisi ini berakhiran huruf I dari awal hingga akhir. Sedangkan irama yang menunjukkan keteguhan hari penyair dalam mempertahankan prinsipnya meski ia telah memberikan kesempatan. Irama yang di hasilkan terkesan biasa saja karena susunan kata pada tiap barisnya sendiri tersusun dari kata-kata yang sederhana.

b. Struktur Batin Puisi

Dalam puisi ini Chairil Anwar mengangkat tema percintaan yaitu tentang seorang lelaki yang masih memberi harapan pada perempuan yang dulu pernah memiliki hubungan khusus dengannya. Ini tergambar dari bait pertama dan kedua. Kalau kau mau kuterima kau Kembali Dengan sepenuh hati Aku masih tetap sendiri Sang lelaki menyadari bahwa perempuan yang masih ia beri kesempatan kembali itu sudah tidak sendiri. Maka ia ingin perempuan itu memutuskan keputusan dengan tegas. Ini tergambar pada lanjutan syairnya sebagai berikut : Kutahu kau bukan yang dulu lagi Bak kembang sari sudah terbagi Jangan tunduk ! tentang aku dengan Berani Kalau kau mau ku terima Kembali Untuk ku sendiri tapi Sedang dengan cermin aku Enggan berbagi

- Rasa (Feeling)

Dalam hal ini penyair merasakan semangat pengharapan dengan sedikit kecemasan bahwa sang mantan kekasih akan berfikir dan menimbang penawasannya dengan matang hingga ia akan kembali padanya.

- Nada (Tore)
 

 Pada puisi ini, Chairil Anwar menuangkan perasaan harap-harap cemas dan ketegaran pengharapan yang ia rasakan di karenakan pada dasarnya ia masih mencintai perempuan yang dimaksud. Logikanya adalah mana mungkin ia memberikan kesempatan pada perempuan tersebut untuk kembali bila ia tidak mencintainya. Kemudian ketegasan adalah supaya perempuan tersebut memilih dengan tegas untuk kembali padanya atau terus bersama yang lain.

- Amanat

Pesan yang ingin disampaikan oleh Chairil Anwar secara khusus tentu agar ia tujukan kepada sang perempuan. Yaitu agar is mempertimbangkan penawaran Chairil Anwar dan memutuskan dengan tegas keputusan yang akan ia ambil. Dan secara umum], Chairil Anwar ingin mengabarkan kepada seluruh pembaca, bahwa sosok Chairil Anwar adalah sosok yang benci pada hal yang setengah-setengah. Chairil Anwar ingin mengabarkan pada setiap pembaca sajaknya bahwa dirinya adalah sosok yang tegas dan menyukai ketegasan. 


PENUTUP 

A. Simpulan 

Setelah menganalisis puisi penerimaan karya Chairil Anwar, saya menyimpulkan bahwa puisi tersebut begitu sarat dengan makna yang sangat berguna bagi kita dalam menempuh kehidupan. Mengkaji tema, perasaan, nada, suasana dan amanat sebuah puisi memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi saya, selain kaitannya dengan saya yang bergelut dengan dunia pendidikan juga makna yang terkandung dalam puisi tersebut tidak terlepas dari nuansa religius yang dapat memperkokoh keimanan.

 B. Saran 

Saya hanya bisa menyarankan agar mempelajari dan memakai sebuah puisi bukan karena tuntuan tugas atau hal lain, melainkan karena panggilan jiwa yang merasa butuh akan amanat yang terkandung dalam sebuah puisi.

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------


contoh makalah bahasa indonesia tentang cerpen

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------

BAB I PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang Masalah

Latar belakang masalah adalah kami membuat makalah tentang cerpen karena sebagian siswa – siswi belum memahami cerpen. Dengan ini kelompok kami akan menerangkan sedikitnya tentang cerpen dan makalah tentang cerpen yang telah dibuat oleh kelompok kami bermanfaat bagi kita semua.
 
1.2. Tujuan

Tujuan dengan adanya makalah ini adalah :

1. Menambah ilmu pengetahuan
2. Meningkatkan kreatifitas
3. Melatih kerjasama dengan teman
4. meningkatkan kemampuan menulis dalam makalah
5. Meningkatkan berbicara dalam diskusi.
BAB II
ISI

2.1. Pengertian Cerpen
Cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra yang berbentuk prosa atau karangan pendek (cerpen) yang berbentuk naratif. Cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan manusia yang penuh pertikaian mengharukan / menyenangkan dan mengandung pesan yang tidak mudah dilupakan.

2.2. Unsur-unsur intrinsik cerpen

- Tema adalah sumber gagasan / ide cerita atau gagasan pokok yang dikembangakan menajdi sebuah
   karangan

- Alur adalah urutan peristiwa sebab akibat yang menjalin suatu cerita. Ada alur maju, alur mundur, dan
    alur gabungan (gabungan dari alur maju dan alur mundur)

- Tokoh adalah pelaku-pelaku dalam cerita. Tokoh dibedakan menjadi tiga, yakni protagonis (tokoh
   utama), antagonis (tokoh penentang), dan tritagonis (tokoh ketiga). - Sudut pandang adalah tempat
   atau titik darimana seseorang melihat objek karangan - Latar adalah waktu dan tempat serta keadaan
    sosial yang digunakan pengarang dalam menysuun cerita

- Amanat adalah pesan moral yang terdapat dalam cerita.

2.3. Contoh Cerpen


 CELENGAN AYAM
 Karya : Wayan Celengan

          ayam itu ku timang-timang. Terasa berat ditanganku. Mungkin sudah ada beratus-ratus uang logam dan lembaran ribuan disana. Mungkin juga sudah cukup untuk membeli playstation impian ku. Tapi.... kembali terngiang ucapan ibu tadi siang. “yan, bagaimana menurut mu kalau celengan ayammu tidak usah dunakan untuk membeli playstation?” ucap ibu Lirih. “lalu mau digunakan untuk apa, bu?” “ibu mempunyai rencana untuk memperluas kios kita dengan barang-barang kebutuhan rumah tangga lainnya. Kamu mengerti maksud ibu bukan, yan?” “Iya, bu” Ah seandainya saja ayah masih ada. Tentu ibu tidak perlu bersusah payah membuka kios seperti itu. Dengan kuelus-elus celengan ayam itu, ada rasa sayang untuk merelakan satu-satunya benda yang ku miliki itu. Celengan yang kumiliki sejak kelas VII SMP setiap hari aku mengisinya dengan uang saku yang diberikan ayah ku. Sedikit demi sedikit hingga akhirnya menajdi seberat ini. Haruskah ku buka celengan itu untuk kuberikan pada ibu ? Sekelebat wajah ibu membayang dipikiranku. Sejak ayah meninggal ibu terlihat semakin bertambah tua, mungkin karena beban berat yang harus ditanggungnya. Kubulatkan niat ku untuk merelakan celengan ayam itu. Untuk terakhir kali ku elus celengan itu. Selamat tinggal playstation perlahan ku angkat celengan itu dan kubanting ke lantai. Pyyar .... celengan itu pecah berkeping-keping. Uang logam dan lembaran uang kertas berserakan di lantai ku pungut satu persatu untuk ku hitung. 2.4. Perbedaan cerpen dengan karya sastra lain 1. Cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra yang berbentuk prosa atau karangan pendek yang berbentuk naratif 2. Pidato adalah lisan yang yang disampaikan seorang pembicara sehubungan dengan status sosialnya 3. Drama adalah karya yang ditulis dalam percakapan (dialog) yang dipertunjukkan oleh tokoh-tokoh di atas pentas 4. Musik kalisasi puisi merupakan salah satu hasil karya sastra yang dapat menjadi wahana curahan perasaan pengarah, ide atau gagasan, serta dapat pula sebagai media untuk menyurahkan hati nuraninya. 5. Tajuk erncana merupakan karangan pokok dalam suat kabar atau majalah 6. Iklan merupakan pemberitahuan kepada khlayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual dan dipasang di media masa.  

BAB III PENUTUP 

 3.1. Kesimpulan Setelah kita belajar cerpen yang dapat diambil keuntungannya adalah kita bisa mengetahui tentang apa itu cerpen cerpen dapat diambil dari nilai-nilai kehidupan dalam peran masing-masing tokoh. Nilai-nilai kehidupan tersebut dapat dijadikan teladan bagi pembacanya. Langkah untuk menulis cerpen yaitu menentuka tema, alur, tokoh, sudut pandang, latar, amanat. Cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan manusia yang penuh pertikaian, mengharukan / menyenangkan dan mengundang pesan yang tidak mudah dilupakan. 3.2. Saran Dengan adanya kegiatan membuat makalah ini supaya siswa – siswi mempunyai kreatifitas dan lebih ditingkatkan prestasi dalam belajarnya, dan semoga makalah ini bermanfaat dan sering diadakan latihan pembuatan makalah. Selain itu siswa – siswi belajar bertanya serta bagaimana diskusi dengan baik dalam hal berkelompok.  


DAFTAR PUSTAKA 

Abdul Chaer. 2000. Pengantar Semantik. Bahasa Indonesia. Jakarta : Rineka Cipta Ajip Rosidi. 1977. Laut Biu Langit Biru. Jakarta : Dunia Pustaka Jaya Asul Wiyanti. 2001. terampil Pidato. Jakarta : grasindo _________. 2002. Terampil Bermain drama. Jakarta : Grasindo _________. 2005. Kesusastraan Sekolah. Jakarta : Grasindo Daniel Samad. 1997. Dasar-Dasar Meresensi Buku. Jakarta : Grasindo Darwin S, Chaniago. 1997. Kata-Kata Mutiara. Bandung : Pustaka Setia Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Adidarmodjo, g. 1986. pembimbing Apresiasi Drama. Solo.: Tiga serangkai Alis Jahbana, S. Takdir. 1929. tak Putus Dirundung Malang. Jakartya : Dian Rakyat Alwi hasan. Dkk. 1998. tata bahasa baku bahasa indonesia. Jakarta : balai Pustaka _________, 2001. paragraf. Jakarta : Depdiknas. Bachri, Sutardji calzdum. 2002. Hijau Kelon dan Puisi 2002. Jakarta : Kompas. Balipas, 27 maret 2003 Balia, 7 Desember 2004 Depdiknas, 2002. Kamus Besa bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka _________, 2004. Kurikulum 2004 standar kompetensi mata pelajaran bahasa dan sastra 
indonesia SMP dan MTs. Jakarta. Depdiknas

.-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------


Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pada Bilangan Bulat

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------

Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pada Bilangan Bulat 

Operasi hitung penjumlahan pada bilangan bulat dapat menggunakan alat bantu berupa : 

1. Mistar hitung 

 Mistar hitung adalah alat bantu untuk menghitung penjumlahan pada bilangan bulat yang dapat dibuat sendiri dari kertas karton.
 Mistar hitung yang akan digunakan terdiri dari dua buah mistar dengan skala yang sama dan terdiri dari bilangan bulat, yaitu bilangan bulat negatif, nol dan bilangan bulat positif. 

2. Garis Bilangan 

Sebuah garis bilangan dapat digunakan untuk membantu penjumlahan pada bilangan bulat. 
 Jika suatu bilangan dijumlah dengan bilangan bulat positif, maka arah panah ke kanan dan jika dijumlah dengan bilangan bulat negatif, maka arah panah ke kiri. 
Contoh  a. 3 + 4 = 7 b. 3 + (-8) = -5 1.

 Contoh : 

Dengan menggunakan mistar hitung, tentukanlah hasil penjumlahan berikut : 

a. 8 + (-3) = ..

 Pasangkan bilangan 8 pada mistar bawah dengan bilangan 0 pada mistar atas, 
lalu lihat bilangan -3 pada mistar atas ternyata berpasangan dengan bilangan 5 pada mistar 

bawah,sehingga 8 + (-3) = 5 b. 5 + (-8) = ..

 Pasangkan bilangan 5 pada mistar bawah dengan bilangan 0 pada mistar atas, l
alu lihat bilangan -8 pada mistar atas ternyata berpasangan dengan bilangan -3 pada mistar bawah, 

sehingga 5 + (-8) = -3 2.

 Contoh : 

Dengan menggunakan garis bilangan, tentukanlah hasil penjumlahan berikut : a. –3 + 5 = ..
 Pada sebuah garis bilangan bulat,
 dimulai dari bilangan 0 buat panah ke arah bilangan –3,
 lalu buat lagi tanda panah ke arah kanan (positif) sejauh 5 satuan sehingga jatuh di bilangan 2,
 maka -3 + 5 = 2 b. 6 + (-5) = .. Pada sebuah garis bilangan bulat,
 dimulai dari bilangan 0 buat panah ke arah bilangan 6, 
lalu buat lagi tanda panah ke arah kiri (negatif) sejauh 5 satuan sehingga jatuh di bilangan 1, 

maka 6 + (-5) = 1


-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------



Thursday, November 7, 2013

dasar - dasar microsoft excel

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------

Microsoft Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik).
Fungsi dari Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat
mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.
1. Langkah – langkah dalam memulai Microsoft Excel
Aktifkan komputer terlebih dahulu
Klik tombol Start pada taskbar
Pilih menu All Program, Pilih Microsoft Office
Kemudian klik Microsoft Excel 2007
Gambar : Tampilan Microsoft Excel 2007
Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
ı Judul
Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar
kerja
yang aktif.
ı Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar misalnya membuat
dokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish
dokumen.
ı Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses
berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya
ı Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan
berfungsi
untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.
Modul Panduan Microsoft Excel
Bina Informasi Dan Teknologi (BIT)
MAN Lhokseumawe
Created By :Susandra
2
ı Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat
tersebut. Ms
Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.
ı Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol
pengendali.
ı Cell
Cell merupakan
ı Nomor Baris
ı Nomor Kolom
ı Nama Range
ı Fungsi
ı Penggulung vertical dan horisontal
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar
vertikal
dan horisontal.
Column Heading Berisi tentang petunjuk kolom pada lembar kerja sheet yang
aktif. Jumlah kolom yang tersedia yaitu 256 kolom.
Sel Penggabungan antara baris dan kolom pada lembar sheet.
Range Penggabungan antar sel / beberapa sel pada lembar sheet.
2. Menginputkan Data Dalam Sel
Pilih / klik sel tempat data yang akan dimasukkan
Ketikan data yang akan dimasukkan
Tekan enter untuk mengakhirinya
Untuk mengedit data yang telah diketik, tekan F2 atau Double klik di sel yang mau
di edit.
Modul Panduan Microsoft Excel
Bina Informasi Dan Teknologi (BIT)
MAN Lhokseumawe
Created By :Susandra
3
Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol Delete di keyboard.
3. Memformat Kolom dan Baris
Merubah ukuran kolom
Letakkan pointer di pembatas kolom yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag
sesuai dengan ukuran yang di inginkan.
Jika ingin merubah ukuran kolom lebih dari satu kolom, maka blok kolom yang
ingin dirubah kolomnya menggunakan mouse atau menggunakan tombol
keyboard.
Kemudian klik tab Home dan klik icon Format Column Width Isi lebar
kolom dan tekan Ok
Merubah Ukuran Baris
Letakkan pointer di pembatas baris yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag
sesuai dengan ukuran yang di inginkan.

-------------------------------------------

(18+) ane mau share video panas terbaru klik DISINI tunggu 5 detik terus klik skip add alamat menonton.

---------------------------------------------------